QUINSHA BAG SHOP ALBUM MARET PART 6. PEMESANAN SMS 0857 159 6666 2 BBM 28BBA083

on Sabtu, 22 Maret 2014

 

SY 140 Black (178.000) - Kulit Sintetis, 17 x 28 x 8, tali panjangSY 140 (178.000) - Kulit Sintetis, 17 x 28 x 8, tali panjang722 pink(Harga 178.000) - 32x50x17, No Tali Panjang,500 gr722 (Harga 178.000) - 32x50x17, No Tali Panjang,500 grID 8667 (195.000) - PU Leather, 30 x 22 x12ID 703 Green, Black, Khaki (176.000) - PU Leather, 20 x 31 x 9SY 044 (179.000) - PU Leather, 27 x 39 x 13SY 923 Black - Blue (189.000) - PU Leather + Velvet, 28 x 32 x 12, talpanSY LV Cerco Croco Red (360.000), 32 x 19 x 26SY LV Cerco Croco Gold (360.000), 32 x 19 x 26SY LV Cerco Croco Black Set (360.000), 32 x 19 x 26SY 713 Beige (193.000) - PU Leather, 26 x 35 x 10, talpanSY 972 BLACK (192.000) - PU Leather, 27 x 27 x 15SY 972 BLUE (192.000) - PU Leather, 27 x 27 x 15SY 972 Brown, Blue, Black (195.000) - PU Leather, 27 x 27 x 15, talpanSY 606 (204.000) - PU Leather, 21 x 30 x 15, ransel + selempangSY 360 Black (208.000) - PU Leather, 32 x 55 x 19SY 360 Red (208.000) - PU Leather, 32 x 55 x 19722 beludru pink blue, 50 x 32 x17 BIG SIZE ~) ,only 175.000SY 844 Beige (186.000) - PU Leather, 30 x 31 x 17, tali panjangSY 844 Red Maroon (186.000) - PU Leather, 30 x 31 x 17, tali panjangSY 844 Black (186.000) - PU Leather, 30 x 31 x 17, tali panjangOB 008 RANSEL (185.000) - PU Leather, 38 x 30OB 3071 Brown (187.000) - PU Leather, 31 x 40OB 3071 Black (187.000) - PU Leather, 31 x 40OB 3071 DarkBrown (187.000) - PU Leather, 31 x 40BI 5454 Rose (196.000) - PU + Sequins, 21 x 18 x 16, talpanID 9667 (195.000) - PU Leather, 35 x 23 x 10ID 3867 (132.000) - PU Leather, 21 x 12, rantaiID 3967 (189.000) - PU Leather, 45 x 28 x 14ID 2277 (259.000) - PU Leather, 22 x 18 x 9, tali panjangDompet 338 BROWN PURPLE BLACK ORANGE (109.000) - Kulit, 19 x 2,5 x 10dompet piano-(148.000) kulit-19x10x2IL 138 (224.000) - PU Leather, 28 x 45 x 12, talipanjangIL 8097 Black - White (163.000) - PU Leather, 15 x 26 x 6SY 162 Black (193.000) - PU Leather, 31 x 52 x 10, talpanSY 162 Khaki (193.000) - PU Leather, 31 x 52 x 10, talpanHERMES 4004 (245.000) - Kulit Epson (Tebal Licin) , 30 x 24HERMES 3884 Biru (205.000) - Kulit Jeruk - Serat Air, 30 x22HERMES 3885 Taiga Ungu (205.000) - Kulit Jeruk - Serat Air, 30 x22GUCCI 3036 (195.000) - Kulit Gucci Tebal, 43 x 28GUCCI 3027 (215.000) - Kulit Gucci, 43x28GUCCI 3078 Antigona Merah (202.000) - Kanvas Laminating, 33x29GUCCI 3079 Antigona (202.000) - Kanvas Laminating, 33x29GUCCI 3080 Antigona (202.000) - Kanvas Laminating, 33x29DIOR 200 (195.000) - Vernis Waterproof, 28 x 23DIOR 306 (195.000) - Vernis Waterproof, 28 x 23DIOR 374 (225.000) - Kulit + Kain, 30 x 24DIOR 321 (195.000) - Kulit Vernis, 37 x 29DIOR 307 (195.000) - Kulit Vernis, 36 x 28DIOR 257 (195.000) - Vernis Waterproof + Kain, 28 x 22DIOR 125 (195.000) - Vernis Waterproof, 37 x 13 x 27DIOR 131 (195.000) - Vernis Waterproof + Kain, 28 x 22CHANEL 2480 (205.000) - Kulit Sintetis + Kain, 32 x 20CHANEL 2463 (220.000) - Kulit + Kain, 35 x 29CHANEL 2415 Set (215.000) - Kulit, 27 x 8 x 20CHANEL 1703 Set (215.000) - Kulit, 27 x 8 x 20CHANEL 2474 Set (235.000) - Kulit, 24 x 28AIGNER 353 (205.000) - Kulit Kanvas + Kain, 29 x 21AIGNER 344 (215.000) - Kulit Kanvas + Kain, 43 x 22, ada talpanAIGNER 338 SUPER (290.000) - Kanvas + Kain, 36 x 26Aigner 329 (220.000) - Kulit Croco, 32 x 28, ada talpanAIGNER 337 SUPER (290.000) - Kanvas + Kain, 36 x 26AIGNER 278 (225.000) - Kulit Croco, 32 x 23AIGNER 280 (225.000) - Kulit Croco, 32 x 23ID 7327 (213.000) - PU Leather, 25 x 30 x 18ID 4767 Blue (207.000) - PU Leather, 30 x 23 x 11LV 4223 (180.000) Kulit LV + Kain, 32 x 27LV 4222 (180.000) Kulit LV + Kain, 32 x 27LV 4221 (180.000) Kulit LV + Kain, 32 x 27LV 4220 (180.000) Kulit LV + Kain, 32 x 27CARTIER 808 (240.000) - Croco + Epson Tebal, 34 x 28CARTIER 807 (240.000) - Croco + Epson Tebal, 34 x 28CARTIER 805 (240.000) - Croco + Epson Tebal, 34 x 28LV 61 (315.000) - Kualitas SUPER AAA,Kulit Monogram, 39x33LV 81 (315.000) - Kualitas SUPER AAA,Kulit Monogram, 34 x 10 x 27LV 4138 Gigi (245.000) - Kulit LV , 37 x 25LV 4137 Gigi (245.000) - Kulit LV , 37 x 25LV 4136 Gigi (245.000) - Kulit LV , 37 x 25LV 4123 Gigi (245.000) - Kulit LV , 37 x 25LV 3947 (245.000) - Kulit LV, 34 x 21LV 3944 (245.000) - Kulit LV, 34 x 21LV 3942 (245.000) - Kulit LV, 34 x 21LV 3941(245.000) - Kulit LV, 34 x 21LV 3811 (245.000) - Kulit LV, 34 x 21LV 3752 (245.000) - Kulit LV, 34 x 21LV 3750 (245.000) - Kulit LV, 34 x 21LV 3739 (245.000) - Kulit LV, 34 x 21LV 3834 (210.000) - Kulit LV, 42 x 28LV 1340 (175.000) - Monogram + Kain, 42 x 33LV 3946 (245.000) -Tas Saja -  Kulit LV, 34 x 21, talpanLB 2079 MINANG CROCO (245.000) - Croco + Suede + Kain, 34 x 21, talpanLB 2080 MINANG CROCO (245.000) - Croco + Suede + Kain, 34 x 21, talpanLV 2082 Serut (195.000) - Epi Leather, Talpan AdjustableHERMES 2078 (205.000) - Kulit Jeruk + Suede, 34 x 19 x 29HERMES 3929 (205.000) - Kulit Jeruk + Suede, 30 x 22HERMES 3883 (205.000) -Kulit Jeruk + Suede, 30 x 22

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pemesanan

PEMESANAN TAS QUINSHA SHOP

Tag : , , , , ,

Synchronous Learning dan Authoring Tools

on Jumat, 21 Maret 2014

Menurut Abdullah (2012) Synchronous Learning berasal dari kata Synchronous yang berarti “waktu yang sama”. Pembelajaran ini adalah tipe dimana pembelajaran elektronik dilakukan pada saat yang sama dimana pengajar sedang mengajar, dan siswa sedang belajar. Dengan menggunakan Synchronous Learning dimungkinkan terjadinya direct interaction (interaksi langsung) antara guru dengan siswa, baik itu melalui internet ataupun melalui intranet.

Contoh dari Synchronous Tools menurut Abdullah (2012) dan Susanto mencakup :

· Web Conference (webinar), penggunaan e-learning ini biasanya digunakan untuk konferensi yang pesertanya berasal dari berbagai daerah.

· LMS : Chat (text, voice), dan online whiteboard

· Teleconference dengan menggunakan audio ataupun video dengan menggunakan satelit

Sedangkan, Authoring Tools menurut Tsauri (2010) adalah paket software yang digunakan untuk membuat konten e-Learning dengan berbagai macam output sesuai kebutuhan author (pembuat konten).Tools yang dapat digunakan untuk membuat Authoring Tools menurut Tsauri (2010) dan Ardhie (2013) diantaranya :

Software

· Adobe Dreamweaver, digunakan untuk membuat desain web interaktif

· Adobe Flash, digunakan untuk membuat animasi 2 dimensi

· Power Point, digunakan untuk membuat presentasi

· Lectora, adalah sebuah tools pengembangan media berbasis e-learning, yang memungkinkan penggabungan unsur teks, gambar, suara, dan video menjadi sebuah multimedia pembelajaran interaktif

· uPerform, adlaah sebuah authoring dan content management tool yang digunakan secara tertarget, pembelajaran dengan kualitas tinggi untuk para pekerja. Pembuat konten tanpa perlu kemampuan programming dapat menciptakan, mengedit, dan mempublish prosedur, task-based simulation, dan e-learning course.

· Camtasia, dapat digunakan untuk merekam semua aktifitas yang ada pada desktop komputer. Software ini bisa kita manfaatkan untuk membuat pembelajaran berbasis multimedia dan e-learning, yang dapat dilakukan dengan cara membuat video tutorial atau pelatihan dan membuat video presentasi.

· Microsoft Producer adalah sebuah add-on program, yang digunakan secara mudah untuk membuat audio,video, dan gambar kedalam presentasi Power Point

· Articulate adalah salah satu tools authoring, yang dapat digunakan untuk membuat online dan mobile course

Utilities

· SCORM (Sharable Content Object Reference Model). LMS yang dapat mendeteksi berapa halaman, atau berapa slide yang telah dijelajahi (dibaca) mahasiswa dalam sekian detik. SCORM baik untuk melakukan tracking.

Hardware

· Komputer, Headset, dan Mikrofon

Mengapa dibutuhkan Synchronous Tools dan Authoring Tools ?

· Efisiensi Biaya, misalnya Mahasiswa Universitas Telkom bisa mengikuti kuliah oleh Dosen yang mengajar di Harvard University yang dapat diakses melalui video conference / web conference (webinar) tanpa perlu datang ke Harvard University

· Menghilangkan rasa canggung antara pelajar dan pengajar, karena dilaksanakan di tempat berbeda.

· Pembelajaran tanpa batas, bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja selama koneksi internet memadai.

· Pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, karena materi pembelajaran dapat diselipkan konten multimedia sehingga lebih menarik

Daftar Pustaka

Ardhie, Saiful (2013) . Authoring Tools yang diperlukan untuk e-Learning. http://saifulardhie.blogspot.com/2013/12/authoring-tools-yang-diperlukan-untuk-e.html (online). Diakses pada 11 Februari 2013

Abdullah, Muhaimin (2012). Tipe E-Learning. http://www.muhaiminabd.com/2012/04/tipe-e-learning.html (online). Diakses pada 11 Februari 2013

Tsauri, Asep Sufyan . Authoting Tools dan Pemanfaatannya. http://mirror.stisitelkom.ac.id/files/ELearning/MATERI/update%20elearning%20studio%20academic/AUTHORING%20TOOLS.pdf (online). Diakses pada 11 Februari 2013

Susanto, Dwi . Konsep E-Learning .

http://lecturer.eepis-its.edu/~dwi/Konsep%20elearning.pptx‎. (online). Diakses pada 11 Februari 2013

 

Thanks To :

Bpk Dawam Dwi J (Dosen MK E Learning, D3 Teknik Informatika, Univ. Telkom)

Tag : , , , , , , ,

Perbedaan CMS , LMS, dan LCMS

Ketiga istilah CMS, LMS, dan LCMS sangat erat kaitannya dengan konteks sistem E-learning. Lalu apa Perbedaan CMS, LMS,LCMS dari ketiganya, berikut adalah pemaparannya :

· Content Management System, Menurut Yudistiro(2013) :

o Aplikasi web yang tujuannya memudahkan dalam pengelolaan konten dalam sebuah website / blog / aplikasi web tanpa harus dibekali pengetahuan tentang hal teknis yang berkaitan dengan pemrograman web

o CMS tidak spesifik dalam bidang pendidikan, namun juga di bidang lain seperti CMS Blog, CMS commerce, dll.

o CMS bersifat fleksibel,dan banyak dikembangkan oleh pihak lain dan update sistem yang dilakukan secata berkala

o Contoh CMS : Wordpress, Drupal, OpenCart

· Learning Management System, menurut Wikipedia dan Riyadi (2010) :

o Perangkat untuk membuat materi pembelajaran online (berbasis web)

o Spesifik untuk kegiatan pembelajaran (edukasi)

o Mengelola kegiatan pembelajaran serta hasil-hasilnya

o Memungkinkan untuk track, dokumentasi, dan melaporkan aktivitas training dan hasil pegawai

o Memfasilitasi interaksi, komunikasi, kerjasama antar guru dan siswa

o Secara umum biasa digunakan sebagai pembelajaran di perusahaan / pendidikan tinggi.

o Courses dapat ditambahkan ke LMS dari berbagai penerbit

o Contoh dari LMS : Komersial : WebCT, Blackboard; Open Source : Moodle, Claroline, Manhattan, Atutor.

 

· Learning Content Management System menurut Dubowy (2013) dan Dhiyaulhaq (2014):

o Merupakan pengembangan lebih lanjut dari LMS

o Perangkat lunak yang mengelola konten pembelajaran di berbagai bidang pelatihan pengembangan

o LCMS tidak hanya membuat, mengelola dan memberikan modul-modul pelatihan tapi juga mengelola, dan mengedit semua bagian sehingga membentuk sebuah katalog

o Teknologi yang berkaian dengan sistem manajemen pembelajaran yang difokuskan pada manajemen, pengembangan, dan penerbitan konten.

o Biasa digunakan oleh Instructional Designer (ID) untuk melakukan pengembangan, manajemen, dan mempublikasikan isi dari hasil training.

o LCMS memungkinkan course yang dapat dimodifikasi untuk kepentingan individu

o LCMS mempunyai kemampuan untuk menyimpan course yang sudah lama.

o Contoh dari LCMS : Xyleme , Kenexa

 

Grafis perbedaan LMS dan LCMS secara umum

Perbedaan LMS dan LCMS

sumber : http://blog.efrontlearning.net/2013/05/lms-and-lcms-whats-the-difference.html

Daftar Pustaka

Dhiyaulhaq, Zufar (2014) . Kelas Maya. http://www.slideshare.net/MetalIsMyMusic/kelas-maya-30750907 (online). Diakses pada 8 Februari 2013

Dubowy, Max (2013). LMS VS LCMS VS CMS.. Changing one letter makes a big difference. https://www.opensesame.com/blog/lms-vs-lcms-vs-cmschanging-one-letter-makes-big-difference

Riyadi (2010). LMS . http://riyadi2405.wordpress.com/2010/04/25/lms-learning-management-system/ (online). Diakses pada 8 Februari 2013

Yudistiro (2013) . Pengertian dan Contoh CMS. http://yudis-tiro15.blogspot.com/2013/04/pengertian-dan-contoh-contoh-cms.html (online). Diakses pada 8 Februari 2013

http://www.virmansyah.info/2012/11/pengertian-cms-dan-macam-macamnya.html

http://blog.efrontlearning.net/2013/05/lms-and-lcms-whats-the-difference.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Learning_Management_System

 

Terima Kasih Kepada :

Bpk. Dawam Dwi J. (Dosen MK E Learning, D3 Teknik Informatika, Univ.Telkom)

Tag : , , , ,

Coded UI Test dengan Visual Studio

Coded UI Test adalah tes yang digunakan untuk membantu apakah aplikasi bekerja dengan baik sesuai dengan sudut pandang pengguna, dengan kata lain ini akan membantu dalam melakukan testing user interface dari sebuah aplikasi.  Dalam postingan saya kali ini, saya akan post mengenai Coded UI Test dengan Visual Studio,  bagi rekan-rekan yang ingin membaca postingan sebelumnya mengenai Unit Test dengan Netbeans, bisa klik link ini. Oke tanpa berlama-lama langsung saja kita mulai Tutorial mengenai Coded UI Test dengan Visual Studio  sebagai berikut :

1. Buatlah sebuah aplikasi sederhana, dalam hal ini kita akan membuat kalkulator sederhana yang dapat digunakan untuk mengali, membagi, mengurang, dan menambah dua buah bilangan. Kalkulator ini terdiri dari dua buah textbox, dan empat button. Hasil running nya adalah sebagai berikut:

Kalkulator Sederhana Untuk Coded UI Test

2. Lalu buatlah project baru yang di dalam solution sebelumnya yang sudah kita buat, klik kanan, lalu pilih add -> new project

menu coded ui test visual studio

3. Lalu akan muncul jendela pilihan project, pilih pada Test lalu Klik pada Coded UI Test Project. Beri nama project, lalu klik OK.

project coded ui test

4. Setelah klik OK, maka akan muncul jendela dialog dimana akan ada dua pilihan Coded UI Test yang dilakukan :

opsi coded ui test

- Record Actions, Edit UI Map or Add Assertions : Melakukan pembuatan step-step dalam aplikasi dan melakukan generate code dari aksi yang telah kita lakukan.

- Use an Existing Action Recording : akan melakukan generate code yang melakukan aksi-aksi sama seperti recording yang telah dibuat sebelumnya.

Karena kita belum membuat sebelumnya, klik pada Record Actions, Edit UI Map or Add Assertions, dan klik OK

5. Akan muncul dialog box di sisi kanan bawah yang muncul seperti dibawah ini. Dengan menggunakan tray ini maka kita akan dapat melakukan perekaman terhadap aksi-aksi untuk kita agar dapat generate test case. Dengan melakukan recording ini maka kita selain merekam test, juga dapat add assertions, dan juga dapat menambah aksi dan pada akhirnya dapat melakukan generate code untuk test case baik untuk VB maupun C#.

dialog box coded ui test

6. Running program yang telah kita buat sebelumnya (kalkulator), lalu klik start recording di tray dari coded UI Test kita.

tray recorder coded ui test

7. Setelah melakukan running, masukkan simulasi angka pada program, setelah selesai klik generate pada tray

generate tray coded ui test

8. Klik add and generate

add and generate coded ui test

9. Menambah assertions, di tray klik pada add assertions, lalu lakukan drag pada hasil yang diharapkan, dalam hal ini pada hasil perhitungan.

add assertions coded ui test

10. Klik pada add assertions di panel atas, untuk comparator karena bilangan yang ditampilkan harus 6, maka pilih comparatornya AreEqual. Untuk Comparison Value beri nilai 6. Lalu pada Message on Assertion Failure beri keterangan apabila test case yang diminta tidak sesuai dengan hasil yang diharapkan. Lalu klik OK.

control type for add assertions

11. Setelah langkah tadi selesai maka klik lagi pada add and generate , yaitu untuk menggenerate fungsi assertion yang telah dibuat.

generate code assertion

12. Running Test Case

Setelah kita selesai melakukan perekaman, selanjutnya adalah cek pada file .cs dari project CodedUITest tadi, seharusnya ada 2 method yang sudah digenerate, yaitu perkalian bilangan dan juga assertions dari perkalian bilangan tadi.

running test case

13. Close pada project Calculator hasil running, lalu lakukan running kembali dari folder release hasil penyimpanan. Setelah dirunning, saatnya melakukan testing sebelumnya dengan cara

Klik pada Test, dan pilih Run -> All Tests (CTRL +R, A)

Pada saat melakukan running aplikasi, maka secara otomatis value yang sebelumna sudah diinputkan akan tereksekusi secara otomatis. Dan kemudian apabila hasil yang diharapkan sesuai dengan hasil pada program, maka akan ditampilkan sebagai berikut.

Hasil Run Test Passed karena bilangan yang diinputkan pada saat Assertion sesuai dengan hasil apabila running diprogram.

hasil run test passed

Dengan cara ini kita dapat melakukan banyak asserions yang dibutuhkan dengan mencoba berbagai kemungkinan yang mungkin terjadi pada program.

Demikian adalah contoh tugas mengenai Coded UI Test dengan Visual Studio , semoga bermanfaat. Jangan ragu untuk memberi saran mengenai Coded UI Test dengan Visual Studio ini karena saya juga masih baru dalam mempelajari pengujian aplikasi.

 

Thanks to :

Bpk Alfian Akbar Gozali (Dosen MK Pengujian Aplikasi, D3 Teknik Informatika, Univ.Telkom)

Tag : , , , , , ,

Kenalan bareng Bambang nyok...

Recommend On +1
 
 
© bambang sulistio | situs pribadi Moch. Bambang Sulistio | All Rights Reserved
www.bambangsulistio.web.id is continuation of bambangworld.blogspot.com